PEMBERITAHUAN PENTING:


Sekretaris Blinken, berkonsultasi dengan Departemen Keamanan Dalam Negeri, untuk sementara waktu petugas konsular telah menambah persyaratan tanpa wawancara langsung bagi individu yang mengajukan visa non-imigran dalam klasifikasi yang sama. Sebelumnya, hanya pemohon yang visa non-imigrannya telah habis dalam waktu 24 bulan yang memenuhi syarat untuk tanpa wawancara. Sekretaris untuk sementara memperpanjang masa berlaku menjadi 48 bulan. Kebijakan ini berlaku hingga 31 Desember 2021. Perubahan ini akan memungkinkan petugas konsuler untuk terus memproses aplikasi visa non-imigran tertentu sambil membatasi jumlah pemohon yang harus datang ke bagian konsuler, sehingga mengurangi resiko penularan COVID-19 ke pemohon lain dan staf konsuler. Pengunjung diminta untuk meninjau situs web kedutaan atau konsulat AS terdekat untuk informasi lebih lanjut tentang layanan apa yang tersedia saat ini serta informasi kelayakan dan instruksi tentang mengajukan permohonan visa tanpa wawancara.


Presiden Biden mencabut Pernyataan Presiden (PP) 10014 yang berjudul “Pernyataan yang Menangguhkan Masuknya Imigran yang Menimbulkan Risiko ke Pasar Tenaga Kerja AS Selama Masa Pemulihan Ekonomi Pasca Wabah COVID-19,” pada 24 Februari 2021. Pemohon visa imigran yang terkena dampak dengan pernyataan harus meninjau instruksi di sini.


Pernyataan Presiden 10052, yang menghentikan sementara masuknya pemegang visa non-imigran H-1B tertentu, H-2B, J (untuk kategori tertentu dalam Program Pertukaran Pengunjung), dan L , berakhir pada 31 Maret 2021. Aplikasi pemohon visa yang belum diwawancarai atau dijadwalkan untuk wawancara akan diprioritaskan dan diproses sesuai dengan panduan fase dimulainya kembali layanan visa yang ada. Pemohon visa yang sebelumnya ditolak visanya karena Pernyataan Presiden 10052 dapat mengajukan permohonan kembali dengan mengajukan permohonan baru termasuk biaya baru.


Pada tanggal 20 Januari 2021, Presiden Biden menandatangani Pernyataan Presiden yang berjudul "Mengakhiri Larangan Diskriminatif untuk Masuk ke Amerika Serikat". Pernyataan ini mengakhiri pembatasan perjalanan berdasarkan Pernyataan Presiden 9645 dan 9983 yang telah menangguhkan masuknya warga negara tertentu ke Amerika Serikat, berdasarkan jenis visa, dari Negara Birma, Eritrea, Iran, Kirgizstan, Libya, Nigeria, Korea Utara, Somalia, Sudan, Suriah, Tanzania, Venezuela, dan Yaman. Klik disini untuk informasi lebih lanjut.


Efektif tanggal 26 Januari, Centers for Disease Control dan Prevention (CDC) akan mewajibkan semua penumpang udara yang memasuki Amerika Serikat untuk menunjukkan hasil tes COVID-19 negatif (hasil tes SARS-CoV-2 yang disetujui atau di sahkan oleh otoritas nasional), yang dilakukan dalam kurun waktu 72 jam sebelum keberangkatan. Maskapai penerbangan harus mengkonfirmasi hasil tes negatif untuk semua penumpang sebelum keberangkatan. Maskapai penerbangan harus menolak keberangkatan bagi penumpang jika mereka tidak dapat memberikan bukti hasil tes negatif atau pemulihan. Persyaratan ini terpisah dari proses aplikasi visa. Semua Pernyataan Presiden yang membatasi perjalanan karena COVID-19 tetap berlaku dan terus berlaku bagi calon pengunjung, terlepas dari hasil tes atau status vaksinasi mereka. Wisatawan yang memegang pengecualian karena kepentingan nasional juga tetap terdampak persyaratan pengujian pra-keberangkatan yang berlaku ini. Untuk informasi lebih lanjut tentang pengabaian persyaratan pengujian, silakan klik disini.


Pada tanggal 28 Januari Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Konsulat Jenderal Surabaya telah melanjutkan pelayanan untuk semua kategori visa non-imigran dengan kapasitas yang dikurangi. Sebagai tambahan, Kedutaan Besar A.S. di Jakarta terus memproses visa imigran untuk pasangan, anak dan tunangan dari warga negara Amerika, serta residen tetap (IR1/IR2, CR1/CR2, dan SB-1). Meskipun tujuan kami adalah memproses visa secepat mungkin, ada kemungkinan peningkatan waktu tunggu untuk menyelesaikan layanan karena adanya backlog yang substansial. Sehubungan dengan COVID-19, Kedutaan Besar AS dan Konsulat Jenderal Surabaya telah menerapkan protokol jarak sosial. Mohon tiba pada jam wawancara yang tepat - jangan datang lebih awal. Terapkan jarak sosial dan jangan berdiri berdekatan dengan pemohon visa lain yang bukan anggota keluarga atau rombongan perjalanan anda. Semua pengunjung Kedutaan Besar A.S. harus mengenakan penutup wajah atau masker dan mematuhi protokol jarak sosial yang ditetapkan oleh staf Kedutaan atau Konsulat. Ikuti arahan petugas dan penjaga Kedutaan Besar/Konsulat Jenderal. Jika anda mengalami gejala mirip flu atau anda yakin telah terpapar virus novel corona, tunda janji temu anda setidaknya 14 hari.

Harap dicatat bahwa, efektif 26 Agustus 2019, ada biaya timbal balik tambahan sebesar 220 Dollar untuk visa pelajar F1/F2 yang disetujui. Biaya penerbitan ini akan berlaku untuk warga negara Indonesia dan harus dibayarkan di kasir Kedutaan Besar dan Konsulat setelah petugas konsuler menyetujui visa pelajar tersebut. Silakan lihat halaman ini untuk informasi lebih lanjuthttps://travel.state.gov/content/travel/en/us-visas/Visa-Reciprocity-and-Civil-Documents-by-Country/Indonesia.html. Selain itu, mulai 12 Oktober, pemohon yang ingin memperbarui visa B1/B2, C1/D atau J yang masa berlakunya kurang dari 48 bulan dapat memenuhi syarat untuk memperbarui visa mereka tanpa wawancara melalui prosedur yang dijelaskan di tautan ini: https://ustraveldocs.com/id_bi/id-niv-visarenew.asp. Jika memenuhi syarat, pemohon hanya perlu menyerahkan dokumen di Lokasi Penyerahan Dokumen, dan tidak perlu datang ke Kedutaan atau Konsulat secara langsung.


U.S Mission untuk Indonesia memahami bahwa banyak pemohon visa telah membayar biaya pemrosesan aplikasi visa dan masih menunggu untuk menjadwalkan janji temu visa. Kami sedang berusaha untuk memulihkan semua pengoperasian visa secepat dan seaman mungkin. Sementara itu, dipastikan bahwa U.S. Mission akan memperpanjang masa berlaku pembayaran anda (dikenal dengan biaya MRV) hingga 30 September 2022, untuk memungkinkan semua pemohon yang tidak dapat menjadwalkan janji temu visa dikarenakan penangguhan operasional konsuler berkesempatan untuk menjadwalkan dan / atau menghadiri janji temu visa dengan biaya yang sudah dibayar. Silakan lanjutkan memantau situs ini untuk mendapatkan informasi kapan kami akan kembali ke operasi visa secara rutin.


Masuknya warga negara asing yang secara fisik hadir dalam daftar negara berikut dalam waktu 14 hari sebelum mereka masuk atau mencoba masuk ke Amerika Serikat ditangguhkan, berdasarkan Proklamasi Presiden 9984, 9992 , 10143, dan Proklamasi yang ditandatangani pada tanggal 30 April 2021:

  • India (hanya berlaku untuk non-imigran)
  • South Africa
  • Brazil
  • Britania Raya dan Irlandia Utara, tidak termasuk wilayah luar negeri di luar Eropa;
  • Republik Irlandia;
  • 26 negara yang terdiri dari Wilayah Schengen (Austria, Belgia, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Islandia, Italia, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Malta, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Swiss)
  • Republik Islam Iran;
  • Republik Rakyat Tiongkok, tidak termasuk Daerah Administratif Khusus Hong Kong dan Makau

Terdapat pengecualian tertentu untuk penangguhan masuk, termasuk pengecualian untuk penduduk tetap yang sah di AS dan anggota keluarga tertentu dari warga AS dan penduduk permanen yang sah, di antara pengecualian lain yang tercantum dalam pernyataan. Jika anda tinggal, baru saja melakukan perjalanan, atau berniat untuk transit atau bepergian melalui salah satu negara yang tercantum di atas sebelum perjalanan yang direncanakan ke Amerika Serikat, kami sarankan anda menunda janji temu wawancara visa anda sampai 14 hari setelah keberangkatan anda dari negara tujuan. Selain itu, jika anda mengalami gejala mirip flu, atau yakin anda mungkin telah terkena virus corona, anda sangat dianjurkan untuk menunda janji temu setidaknya 14 hari. Silakan klik disini untuk informasi lebih lanjut.


Mount Rushmore, South Dakota

Selamat datang di Pelayanan Informasi Visa A.S. di Indonesia. Pada situs ini Anda akan memperoleh informasi mengenai visa imigran dan non imigran A.S. serta persyaratan-persyaratan yang diminta. Anda juga akan memperoleh informasi mengenai biaya aplikasi visa dan cara untuk membuat perjanjian wawancara di Kedutaan A.S. di Jakarta atau Konsulat Jenderal A.S. di Surabaya.

Situs ini merupakan situs resmi Kedutaan A.S. di Indonesia yang memberikan informasi mengenai visa.