PEMBERITAHUAN PENTING:

Pada tanggal 20 Januari 2021, Presiden Biden menandatangani Pernyataan Presiden yang berjudul "Mengakhiri Larangan Diskriminatif untuk Masuk ke Amerika Serikat". Pernyataan ini mengakhiri pembatasan perjalanan berdasarkan Pernyataan Presiden 9645 dan 9983 yang telah menangguhkan masuknya warga negara tertentu ke Amerika Serikat, berdasarkan jenis visa, dari Negara Birma, Eritrea, Iran, Kirgizstan, Libya, Nigeria, Korea Utara, Somalia, Sudan, Suriah, Tanzania, Venezuela, dan Yaman. Klik disini untuk informasi lebih lanjut.


Efektif tanggal 26 Januari, Centers for Disease Control dan Prevention (CDC) akan mewajibkan semua penumpang udara yang memasuki Amerika Serikat untuk menunjukkan hasil tes COVID-19 negatif (hasil tes SARS-CoV-2 yang disetujui atau di sahkan oleh otoritas nasional), yang dilakukan dalam kurun waktu 72 jam sebelum keberangkatan. Maskapai penerbangan harus mengkonfirmasi hasil tes negatif untuk semua penumpang sebelum keberangkatan. Maskapai penerbangan harus menolak keberangkatan bagi penumpang jika mereka tidak dapat memberikan bukti hasil tes negatif atau pemulihan. Persyaratan ini terpisah dari proses aplikasi visa. Semua Pernyataan Presiden yang membatasi perjalanan karena COVID-19 tetap berlaku dan terus berlaku bagi calon pengunjung, terlepas dari hasil tes atau status vaksinasi mereka. Wisatawan yang memegang pengecualian karena kepentingan nasional juga tetap terdampak persyaratan pengujian pra-keberangkatan yang berlaku ini.


Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta saat ini dapat memproses layanan visa imigran dan non-imigran jenis tertentu, termasuk: Visa F, M, kategori visa J tertentu (dokter asing, pengunjung perwakilan pemerintah, profesor internasional, peneliti, akademisi riset jangka pendek, spesialis, siswa sekolah menengah dan mahasiswa perguruan tinggi / universitas) dan visa imigran jenis IR1, IR2, CR1, dan CR2. Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya saat ini dapat memproses layanan visa imigran dan non-imigran jenis tertentu, termasuk: Visa F, M, kategori visa J tertentu (dokter asing, pengunjung perwakilan pemerintah, profesor internasional, peneliti, akademisi riset jangka pendek, spesialis, siswa sekolah menengah dan mahasiswa perguruan tinggi / universitas). Harap dicatat bahwa, efektif 26 Agustus 2019, ada biaya timbal balik tambahan sebesar 220 dollar untuk visa pelajar F1 / F2 yang disetujui. Biaya penerbitan ini akan berlaku untuk warga negara Indonesia dan harus dibayarkan di kasir Kedutaan Besar dan Konsulat setelah petugas konsuler menyetujui visa pelajar tersebut. Silakan lihat halaman ini untuk informasi lebih lanjut https://travel.state.gov/content/travel/en/us-visas/Visa-Reciprocity-and-Civil-Documents-by-Country/Indonesia.html. Selain itu, mulai 12 Oktober, pemohon yang ingin memperbarui visa B1/B2, C1/D atau J yang masa berlakunya kurang dari 24 bulan dapat memenuhi syarat untuk memperbarui visa mereka tanpa wawancara melalui prosedur yang dijelaskan di tautan ini: https://ustraveldocs.com/id/id-niv-visarenew.asp. Jika memenuhi syarat, pemohon hanya perlu menyerahkan dokumen di Lokasi Penyerahan Dokumen, dan tidak perlu datang ke Kedutaan atau Konsulat secara langsung.

Meskipun tujuan kami adalah memproses visa secepat mungkin, ada kemungkinan peningkatan waktu tunggu untuk menyelesaikan layanan karena adanya backlog yang substansial. Sehubungan dengan COVID-19, Kedutaan Besar AS dan Konsulat Jenderal AS telah menerapkan protokol jarak sosial. Mohon tiba pada jam wawancara yang tepat - jangan datang lebih awal. Terapkan jarak sosial dan jangan berdiri berdekatan dengan pemohon visa lain yang bukan anggota keluarga atau rombongan perjalanan anda. Semua pengunjung Kedutaan Besar A.S. harus mengenakan penutup wajah atau masker dan mematuhi protokol jarak sosial yang ditetapkan oleh staf Kedutaan. Ikuti arahan petugas dan penjaga Kedutaan Besar AS. Jika anda mengalami gejala mirip flu atau anda yakin telah terpapar virus novel corona, tunda janji temu anda setidaknya 14 hari.


Pada tanggal 31 Desember 2020, Presiden menandatangani Pernyataan Presiden mengenai Penangguhan Masuknya Imigran dan Non-imigran yang Berisiko Terhadap Pasar Tenaga Kerja Amerika Serikat. Pernyataan ini memperpanjang Pernyataan Presiden (P.P.) 10014 dan 10052 hingga 31 Maret 2021. P.P. 10014 menangguhkan masuknya pemohon visa imigran tertentu ke Amerika Serikat, sementara P.P. 10052 menangguhkan masuknya pemohon visa non-imigran tertentu ke Amerika Serikat yang dapat menimbulkan risiko terhadap pasar tenaga kerja AS selama masa pemulihan ekonomi pada masa wabah virus novel corona. Secara khusus, penangguhan P.P. 10052 berlaku bagi pemohon visa H-1B, H-2B, dan L-1; pemohon visa J-1 yang berpartisipasi dalam program magang, pelatihan, guru, penasehat perkemahan, au pair atau program kerja musim panas dan pasangan atau anak dari pemohon, yang akan mengajukan visa H-4, L-2, atau J-2. Warga negara AS, penduduk tetap yang sah dan warga asing yang sedang atau pernah berada di Amerika Serikat atau pemegang visa non-imigran atau imigran yang sah pada tanggal berlaku tidak terdampak Pernyataan ini.


U.S Mission untuk Indonesia memahami bahwa banyak pemohon visa telah membayar biaya pemrosesan aplikasi visa dan masih menunggu untuk menjadwalkan janji temu visa. Kami sedang berusaha untuk memulihkan semua pengoperasian visa secepat dan seaman mungkin. Sementara itu, dipastikan bahwa U.S. Mission akan memperpanjang masa berlaku pembayaran anda (dikenal dengan biaya MRV) hingga 30 September 2022, untuk memungkinkan semua pemohon yang tidak dapat menjadwalkan janji temu visa dikarenakan penangguhan operasional konsuler berkesempatan untuk menjadwalkan dan / atau menghadiri janji temu visa dengan biaya yang sudah dibayar. Silakan lanjutkan memantau situs ini untuk mendapatkan informasi kapan kami akan kembali ke operasi visa secara rutin.


Masuknya warga negara asing yang secara fisik pernah mengunjungi negara-negara berikut dalam 14 hari sebelum masuk atau mencoba masuk ke Amerika Serikat ditangguhkan, sesuai Pernyataan Presiden 9984, 9992, 9993, 9996 dan pernyataan berikutnya yang dikeluarkan pada 24 Mei 2020:
-          Brazil    
-          Britania Raya dan Irlandia Utara, tidak termasuk wilayah luar negeri di luar Eropa;
-          Republik Irlandia;
-         26 negara yang terdiri dari Wilayah Schengen (Austria, Belgia, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Islandia, Italia, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Malta, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Swiss);
-          Republik Islam Iran;
-          Republik Rakyat Tiongkok, tidak termasuk Daerah Administratif Khusus Hong Kong dan Makau.

Terdapat pengecualian tertentu untuk penangguhan masuk, termasuk pengecualian untuk penduduk tetap yang sah di AS dan anggota keluarga tertentu dari warga AS dan penduduk permanen yang sah, di antara pengecualian lain yang tercantum dalam pernyataan. Jika anda tinggal, baru saja melakukan perjalanan, atau berniat untuk transit atau bepergian melalui salah satu negara yang tercantum di atas sebelum perjalanan yang direncanakan ke Amerika Serikat, kami sarankan anda menunda janji temu wawancara visa anda sampai 14 hari setelah keberangkatan anda dari negara tujuan.  Selain itu, jika anda mengalami gejala mirip flu, atau yakin anda mungkin telah terkena virus corona, anda sangat dianjurkan untuk menunda janji temu setidaknya 14 hari. Tidak ada biaya untuk mengubah janji temu dan biaya aplikasi visa berlaku selama satu tahun di negara tempat biaya visa dibayarkan. Untuk pertanyaan tentang menjadwalkan ulang janji temu konsuler yang tertunda, silakan hubungi support-indonesia@ustraveldocs.com untuk panduan khusus.


Mount Rushmore, South Dakota

Selamat datang di Pelayanan Informasi Visa A.S. di Indonesia. Pada situs ini Anda akan memperoleh informasi mengenai visa imigran dan non imigran A.S. serta persyaratan-persyaratan yang diminta. Anda juga akan memperoleh informasi mengenai biaya aplikasi visa dan cara untuk membuat perjanjian wawancara di Kedutaan A.S. di Jakarta atau Konsulat Jenderal A.S. di Surabaya.

Situs ini merupakan situs resmi Kedutaan A.S. di Indonesia yang memberikan informasi mengenai visa.